http://m.inspirasihati.com

http://www.magnet-id.com/

KOMPILASI TULISAN PENUH HIKMAH

Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
Alhamdulillah, segala Puji hanya bagi Allah SWT, yang senantiasa memberikan berjuta kenikmatan kepada semua hamba-Nya. Salam dan Shalawat semoga senantiasa tercurah suri tauladan umat, Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya, para sahabat serta pengikutnya hingga akhir zaman.

Saatnya buat Sahabat yang suka berda'wah melalui tulisan? Tuangkan kekuatan inspirasi Sahabat melalui tulisan penuh makna dan hikmah nantikan karya da'wah sahabat dipublish di www.InspirasiHati.com
email Naskah dikirim ke
awanalbana@yahoo.com

Semoga Menjadi Amal Ibadah Sahabat, amin
Jazakumulloh Khairan Katsiran
Wassalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

INDEX HIKMAH UPDATE

NSP_PREV NSP_NEXT
Kekuatan Rayap
HIKMAH TAHUN BARU ISLAM
AYAH, MAAFKANLAH AKU...
RAHASIA TUKANG BECAK YANG HAJI TAHUN INI
MENUNTUN TUNANETRA
Kisah Qurban Bu Sumi
MENGENANG LELAKI TUA, AYAHKU
NASI, GARAM DAN MINYAK JELANTAH
Wong Fei Hung, Ulama Jagoan dari Guandong
JERUK BUSUK...RASA MANIS
YA ALLAH, KAPAN AKU MENGANGKAT KOPERKU SENDIRI ?
IBU PERKASA PENCARI NAFKAH
'Ayah, bolehkah berpacaran?'
Pelajaran Syukur dari Dua Orang Pengamen
MARHABAN YA RAMADAN!
ZIKIR ITU PENAWAR HATI
BELAJAR MENGHARGAI ORANG LAIN
MAMPIR NGOMBE
LAPAR HATI
JAM SOSIAL SPIRITUAL
ANTI VIRUS KEHIDUPAN
Pengemis aja BANGUN PAGI
TEH INSPIRATIF
5 PINTU MENUJU KEBAHAGIAAN
KESABARAN SEORANG GURU
YANG TERMAHAL DALAM DO'A
KALO GEDE MO JADI APA, NAK?
SEDEKAH, MAMPU TAK MAMPU...
GADIS CILIK DI LAMPU MERAH
SI JUJUR DAN SI BERANI
BUNYI YANG BERARTI
MENGAPA BERTERIAK?
KEKUATAN PUJIAN
JAM SOSIAL SPIRITUAL
Tuesday, 20 July 2010 22:48    PDF Print

JAM SOSIAL & SPIRITUAL
[Penulis : Hari ‘Soul’ Putra - 0815 1999 4916 - www.p3kcheckup.com]

 

Hari Soul Putra

 

JAM SOSIAL & SPIRITUAL
(Serial Inspirasi Hati)
Garis  –  garis  hujan  baru tercurah dari langit, ketika azan maghrib berkumandang,  mengajak alam untuk jeda sejenak menunaikan kewajiban menghadap kepada Sang  Maha Pencipta.  Di saat yang bersamaan, nun jauh di belahan bumi yang lain, bola api  raksasa  berwarna keemasan baru bergerak  meninggalkan peraduaannya untuk  menyinari alam semesta dengan kehangatan cahayanya.   Menyambut pagi indah buat  melaksanakan kerja dan ber’ibadah kepada Sang Maha Pencipta, Allah SWT.
Cahaya  kehangatan itu sama dengan yang diterima nenek moyang kita sejak Nabi  Adam AS, memberi kesegaran pada pagi indah penuh damai dan kenikmatan.

JAM WAKTU DARI BAYANGAN KITA
Zaman dahulu matahari menjadi sumber tumpuan untuk mengetahui waktu, selain  siang dan malam dengan ditandainya matahari terbit dan matahari terbenam, juga  melihat matahari tegak lurus di atas kepala kita, hingga menghasilkan bayangan. Dari  bayangan inilah bisa diketahui jam 12-an yang kita kenal sekarang.    Ketika  Islam  datang sebagai penyempurna dari berita gembira  yang  terdahulu, dipertegas kembali  dengan 5 waktu shalat.  Sahabat inspirasi, jika kita melihat jam  di dinding  zaman kita kecil  dahulu,  jam bapak  atau ibu kita atau kakek nenek kita ini biasanya terdiri atas  sistem ayunan / pendulum.   Dimana  sejarah di temukannya  berasal dari anak ahli musik  dari PISA, Italia  yang  bernama GALILEO. Ketika beliau berusia 17 tahun (1581 M), dilihatnya lampu gantung  bergoyang di tiup angin di katedral.  Diperhatikannya lampu itu, hingga ditemukannya  ayunan yang dilakukan oleh lampu  memerlukan waktu yang sama dari sisi ke sisi.   Selanjutnya  Galileo putra dari Galilei ini melakukan  penelitian sendiri di rumah atas  dugaan itu.  Dan ia pun kemudian menemukan ‘Prinsip Pendulum,’ yang biasa dipakai  sekarang pada jam kita.

PENGATURAN WAKTU
Dengan  adanya jam ini, kita bisa membagi waktu kehidupan kita menjadi  efisien dan  efektif.  Efisien  dan efektif dari waktu kehidupan, jika kita mencontoh cara Nabi SAW  dalam mengatur waktunya, terdiri dari 3 unsur  :
1.  Waktu spiritual buat Allah SWT
2.  Waktu sosial buat ummat
3.  Waktu keluarga dan pribadi/ personal 

Kita  mulai  dari  yang terakhir  dahulu, yaitu fondasi  atau dasarnya adalah waktu buat  pribadi dan keluarga.  Ketika kita bangun tidur, hal pertama yang kita lakukan adalah  mengucapkan syukur atas kenikmatan bisa di beri nafas kehidupan.  Setelah  itu kita  mulai dengan merencanakan apa yang akan kita kerjakan hari ini, dalam bahasa teknis  sering disebut RKH (rencana kerja harian).  Bagi bapak – bapak, biasanya memikirkan  rencana  –  rencana apa saja yang  akan di buat  nanti di tempat usaha atau kantornya.   Sedangkan  bagi ibu –  ibu,  akan menggunakan waktu –  waktu  produktifnya buat mendidik anak – anaknya, mengantar ke sekolah atau membantu usaha atau pekerjaan  suaminya buat kehidupan keluarga.    Yang  kedua, yaitu tiang atau pilar –  pilarnya  adalah  waktu  sosial  buat ummat atau  masyarakat  alam semesta, jika di waktu buat keluarga, kita menginginkan buat  melaksanakan impian buat pribadi dan keluarga, sementara di waktu sosial  kita  membuat impian sosial kita buat masyarakat dan lingkungan kita entah sebagai bagian  dari kelurahan, kecamatan, negara / bangsa atau sebagai bagian dari warga bumi dan  warga alam semesta.  Kita  akan memulainya dengan berhubungan / jejaring secara  sosial  dalam rangka  melakukan kerja –  kerja  sosial.    Bagi  seorang pendakwah, kerja  sosialnya adalah memberikan  penyadaran kepada ummat untuk mengisi jam dan  waktunya dengan hal – hal yang manfaat.  Sementara bagi seorang trainer bisa berbagi  keilmuan yang dimilikinya dalam bentuk hard skill, soft skill maupun technical skill serta  berbagi pengalaman kepada para audiensnya.    Yang  ketiga, yaitu atap  adalah  waktu spiritual buat Allah SWT.  Sesuai  dengan  esensi kita di ciptakan yaitu untuk semata –  mata  ber’ibadah kepada Allah SWT.   Dengan  memahami waktu spiritual,  kita  harus membagi porsi yang seimbang dengan  waktu  sosial  dan keluarga atau pribadi kita.  Jika  kita mampu untuk setiap malam  bertahajud, maka bertahajudlah di sepertiga malam, karena disaat – saat itu merupakan  salah satu waktu – waktu khusus yang akan di ijabah/dikabulkan oleh Allah SWT.  

Atau jika kita mampu, jadikanlah dari setiap gerak kehidupan kita, dari mulai fajar hingga  fajar kembali, mengiringi semangat spiritual dan ber’ibadah kepada Allah SWT.  Ketika  kita diperjalanan, jadikanlah perjalanan kita ini bagian dari ‘ibadah.  Ketika  kita  bertransaksi bisnis, jadikanlah transaksi kita ini disaksikan oleh Allah SWT, baik secara  sadar atau pun tidak.  Insya Allah tidak ada alasan lagi dari waktu yang diberikan oleh  Allah SWT kepada kita menjadi tersia – sia.  Akhirnya sahabat inspirasi, untuk mengingatkan kita akan waktu, satu kalimat penutup  yaitu  jadikanlah waktu kita untuk mencetak Prestasi  matahari  bertahtakan  rembulan  dalam  jam  pribadi dan keluarga, sosial  serta  spiritual  kehidupan kita, itulah anugrah  paling  indah yang diberikan oleh Sang Pencipta kepada kita, manusia yang di buat  dalam sebaik – baiknya bentuk.
Wallahu’alam bisshawab

 

 

 

 

Comments  

 
0 #1 danta 2011-02-05 23:54 keren mas … semoga selalu semangat Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

TIDAK BISA MENDENGARKAN RADIO LIVE STREAMING KLIK >> [ wmpfirefoxplugin]

StudyZone Islamic BroadcastingMagnet Hosting95.5 RASfm JakartaAM792 Radio Suara As Syafi'iyah Jakarta89.5 SPAfm SukabumiQommunity Radio GermanyRadio-QU Cirebon