Cintai Dahulu AKU, Sebelum Mencintai Ciptaanku

Cinta satu kata yang mampu menghidupkan dan mematikan setiap jiwa. Indah baik rona purnama yang menerangi dunia, menyentuh bagian terlembut dari kalbu dengan cinta yang diagung-agungkan.
Apakah anda pernah merasakan cinta? ada berapa dan apa sajakah macam-macam cinta?
jika membahas tentang cinta pastinya akan sangat panjang karena setiap manusia yang bernyawa pasti pernah merasakan cinta dan setiap orang memiliki kisah cintanya masing-masing.

Cinta terbagi menjadi dua yaitu cinta kepada Allah dan cinta kepada makhluk semua ciptaannya.
Pertama cinta kepada Allah adalah salah satu cinta yang perlu dan sangat penting kita miliki karena dengan adanya cinta tersebut sehingga membantu kita untuk ta’at dan menjalankan perintahnya, menjauhi kemaksiatan dan segala larangannya, senantiasa menerima segala sesuatu yang telah ditentukannya.
Kedua cinta kepada makhluk merupakan cinta yang sangat sulit dan bahkan bisa membahayakan pemiliknya tergantung dengan bagaimana mengarahkannya. Salah satu cinta yang sangat bermakna dikalangan remaja bahkan orang dewasa adalah cinta antara lawan jenis. Bagi para remaja pacaran merupakan salah satu cara untuk mengekspresikan cintanya, mereka menganggap ini adalah hal lumrah yang tidak akan menimbulkan dosa. Namun bagaimana menurut pandangan islam mengenai hal ini? sebagaimana Allah berfirman yang artinya ” Dan janganlah kamu mendekati zina, (zina) itu sesungguhnya perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-isro:32)

Apakah ada pacaran didalam islam? tidak ada, sungguh meskipun namanya pacaran yang bertemakan islam tetap saja didalamnya terdapat bagian dari zina.
Sesungguhnya Rosulullah bersabda ” Sesungguhnya Allah menulis bagian dari perzinaan kepada anak adam. Dia pasti mendapatkan bagian itu. Zina mata adalah melihat, zina lisan adalah mengatakannya, sedangkan zina berangan-angan dan menginginkannya. Dan kemaluan membenarkan itu semua atau mendustakannya (membuktikannya).” (HR Bukhori dan muslim)
Bagi kalangan remaja sebaiknya ketika kita mencintai seseorang pendam terlebih dahulu sepert cinta dalam diamnya Fatimah dan ceritakan saja kepada Allah dengan cara berdo’a jangan mengekspresikannya lewat pacaran, LDR’an, HTS dan sebagainya.

Bagi orang yang cukup umur dan mampu maka segera halalkan saja dengan pernikahan, bagi yang belum mampu namun sudah ada keinginan maka berpuasalah dan terus berusaha untuk menghalalkannya, Ingsaallah dengan cara seperti ini kita tidak akan tersakiti dengan yang namanya cinta. Utamakan cinta kepada Allah sang pemilik cinta dan Rosulnya sebelum kepada makhluknya. Dan hendaknya cinta kepada makhluknya tidak melebihi cinta kepada Robbnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *