Consistent Search Your Love

Sayyidina Umar Bin Khatab mengatakan “Istiqomah adalah engkau berdiri di atas perintah dan larangan dan tidak terombangambing seperti musang yang berlari kesana kemari.” Istiqomah berarti konsisten dan terus menerus melakukan perbaikan-perbaikan terhadap diri untuk menuju sebuah perubahan dan peningkatan yang lebih baik.

Agar selalu istiqomah kita membutuhkan tekad dan niat yang bulat dalam berhijrah karena dalam menjalaninya akan banyak kerikil tajam yang berserakan, badai yang menghampiri, dan terpa angin serta hujan dari berbagai penjuru. Disinilah Allah menilai kesungguhan seorang hambanya dalam berhijrah, tidak semata-mata Allah menguji hambanya tanpa manfaat. Berhijrah dilakukan sedikit-sedikit namun tetap istiqomah.

Hilangkan perasaan ragu dalam berhijrah karena siapapun yang pergi dengan jaminan Allah yakinlah Allah akan jaga orang tersebut dan Allah tidak akan mengecewakan hambanya karena Allah maha memiliki segalanya, percayakan semuanya kepada Allah agar kita tidak khawatir. Dan penyakit yang paling berbahaya dalam hijrah adalah ketika kita ragu dan galau, solusinya cepat menyebut nama Allah karena Allah selalu ada untuk hambanya sebagaimana firmannya ” La Tahzan Innaallaha Ma’ana (jangan bersedih Allah bersama kita).” Jika suatu saat kita sudah mulai goyah yang membuat keistiqomahan mulai menurun karena kita belum menemukan kebaikan yang signifikan setelah berhijrah maka ingatlah dan bacalah firman Allah “Wamaa Indallahi Khoiir (apa yang ada di sisi Allah lebih baik)” agar hati kita tidak tergoyahkan oleh hal-hal yang menarik kita kembali kejalan yang tidak diridhoinya.

Tips istiqomah dalam berhijrah:
1). Berubah perlahan, tak perlu tergesa-gesa
2). Terus meminta hidayah kepada Allah dengan berdo’a: “Rabbana La Tuzigh Qulubana Ba’da Idz-hadaitana Wa Hablana Min Ladunka Rahmatan Innaka Antal Wahhab
(Ya Tuhan kami janganlah engkau biarkan hati kami condong kepada kesesatan setelah engkau berikan hidayah kepada kami dan karuniakanlah rahmat dari sisi-Mu
sesungguhnya engkau maha pemberi).”
3). Belajar ikhlas dan ketahuilah bahwa hijrah ini merupakan jalan orang-orang beriman serta bukti cinta dan kasihsayang Allah kepadamu.
4). Jauhi larangan dan lakukan yang Allah perintahkan
5). Memaafkan masa lalu agar anda tak lagi terbujuk olehnya
6). Jangan pandang rendah diri sendiri
7). sabar dalam proses, banyak-banyak menyibukan diri dengan berdzikir mengingat Allah dan melakukan kegiatan yang bermanfaat.

“Ketika engkau sudah berada dijalan yang benar menuju Allah, maka berlarilah. Jika sulit bagimu, maka berlari kecilah. Jika kamu lelah, berjalanlah. Jika itupun tak mampu, merangkaklah. Namun, jangan pernah berbalik arah atau berhenti”(Imam As-Syafi’i)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *