Hijrahku Bukan Berarti Aku Tidak Pernah Berdosa

Allah menginginkan hambanya untuk senantiasa memperbaiki dirinya menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari sebelumnya, dengan selalu melaksanakan apa yang diperintahkan dan menjauhi larangan-Nya. Tetapi terkadang proses hijrah tidaklah mudah, banyak cobaan yang Allah berikan untuk mengetahui kesungguhan hambanya dalam berhijrah dan niatkan hijrahmu karena Allah bukan karena ingin dipuji, dikagumi, dilihat baik oleh lawan jenis dan lain-lain. Cobaan tersebut seperti cibiran dari teman-teman, gerahnya dalam berhijab, dan godaan setan yang selalu menginginkan umat manusia untuk senantiasa mengikuti langkahnya. Dalam berhijrah kita harus kuat menghadapi semua cobaan, mungkin memang berat tetapi percayalah proses tidak akan pernah mengkhianati hasil, dan jika kita bersungguh-sungguh dalam berhijrah maka Allah akan membantumu karena, Allah maha mengetahui apa yang hambanya inginkan dan yang terbaik untuk hambanya.

Jika ada seorang akhwat yang berhijab dan kita belum beristiqomah dalam berhijab maka bukan berarti dia lebih baik darimu, dia juga sedang berusaha memperbaiki dirinya. Jangan sampai niat kita berhijrah bukan karena Allah, semua itu akan berakibat fatal pada diri kita sendiri yaitu akan merasa bahwa diri kita lebih baik dari orang lain dan pada akhirnya timbul rasa sombong pada diri kita.
Semua umat muslim ingin mendapatkan surganya Allah akan tetapi tidak seperti halnya kita menginginkan boneka yang dengan uang kita bisa memilikinya, semua memiliki proses tidak semudah yang kamu banyangkan, ketika cobaan demi cobaan silih berganti bukan berarti kita harus mengeluh, menyerah dan putus asa, akan tetapi ingatlah bahwa Allah SWT selalu ada disampingmu. Jangan tertipu oleh keindahan dunia yang dengan begitu hanya berlomba-lomba dalam memperbanyak harta kekayaan saja tetapi, berlomba-lombalah dalam kebaikan untuk mengejar akhirat.
Seperti firman Allah (Al-baqarah: 148) yang artinya:
“Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Dimana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sesungguhnya, Allah maha kuasa atas segala sesuatu.”

Jangan merasa iri dengan orang yang sukses tetapi dia jarang mengerjakan apa yang diperintahkan Allah SWT tetapi, merasa irilah kepada orang-orang yang sholeh dan sholehah.
Sebagai umat muslim harus mengetahui bahwa dunia hanya sementara dan akhiratlah tempat yang abadi maka dari itu, pergunakan waktu dengan sebaik-baiknya sebelum kematian menjemutmu dan sebelum penyesalan itu terjadi sebaiknya pergunakan waktu dengan selalu mengingat Allah dan Rasulnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *