Maka Larilah Kepada Allah

Hening kembali menyapa malam, sunyi kembali menyapa hati bersama gelap langit malam yang terhias kilau bintang dan cahaya rembulan. Namun semuanya nampak kelam ketika sang hati telah lembam tergores penyesalan dan terasing oleh permasalahan serta perasaan yang berdosa.

Kemanakah kita harus datang ? Kemanakah kita harus berlari untuk kembali ? Dan tempat manakah yang perlu kita tuju ? Tak ada tempat yang lebih baik lagi untuk didatangi selain kembali kepada Allah dengan beristigfar dan mendekatkan diri kepadanya. Allah berfirman: ” Maka segeralah kembali (mentaati) kepada Allah.” Tak mungkin Allah tidak mengampuni dosa hambanya walaupun dosa yang diperbuat sangatlah banyak bahkan melampaui batas hingga dosa kita melebihi banyaknya buih di lautan yang menutupi bumi, langit serta isinya. Allah tidak akan membiarkan hambanya kecewa, stelah hambanya kembali berusaha bertakwa untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Dari Abu Hurairah ra. Rasulullah bersabda, “Allah berfirman: Dan jika ia mendekatiku sejengkal, aku akan mendekatinya sehasta. Jika ia mendekatiku sehasta, aku akan mendekatinya sedepa. Dan jika ia mendekatiku dengan berjalan, aku akan mendekatinya dengan berlari.” (Bukhori, Muslim, Tirmidzi, Nasa’i-syubul iman) Maksud kata “Mendekat” adalah sejauh mana hamba itu berusaha kembali kepada Allah, maka sejauh itu pula Allah lebih mendekati hambanya dan lebih melimpahkan rahmat dan kasih sayang kepadanya.

Allah maha penyayang maka yakinlah ketika kita telah berusaha kembali kejalan yang lurus atas petunjuknya Ingsyaallah, Allah akan beri ketentraman, ketenangan, kebahagiaan dan kasih sayang. Maka bersegeralah kemali kepadanya bersimpuh memohon ampunan, karena Allah akan sangat menyukai orang-orang yang senantiasa berusaha mendekatkan diri dan belajar memperbaikinya.

Tiada kata yang paling indah yang mampu meluluhlantahkan bumi dan mampu menghancurkan bergunung-gunung dosa kecuali dengan beristigfar kepadanya. Apapun kebahagiaan dan kesenagan seseorang yang ada di bumi karena perkara dunia sesungguhnya Allah lebih bahagia dan lebih senang kepada hambanya yang beristigfar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *