Mau Begini Terus?

Perlu kita ketahui bahwa dunia ini sudah teramat tua, sekarang sudah terjadi banyak bencana yang mengakibatkan saudara kita terluka atau bahkan sampai meninggal dunia, Allah telah menegur secara tidak langsung melalui bencana yang Allah turunkan kepada saudara-saudara kita agar semua manusia mampu mempersiapkan diri dan tidak ada penyesalan sedikitpun di dalam dirinya.
Perlu kita seperti ini saja? tidak bukan!, kita hanya ditugaskan untuk mempersiapkan diri karena setelah kehidupan di dunia masih ada kehidupan yang dimana kita akan kekal disana (akhirat), Apa yang telah kita kerjakan selama di dunia akan dimintai pertanggung jawaban, jika kita selama di dunia bersungguh-sungguh dalam mencari ridhonya Allah maka kebahagiaanlah yang kita dapatkan di akhirat begitupun sebaliknya, maka dari situlah diri kita sendiri yang menentukan semuanya, bukan lagi ayah, ibu, saudara atau bahkan suami, karena semuanya akan sibuk dengan urusan dirinya sendiri. Apakah yang selama iniĀ  kita lakukan di dunia dan sudahkan kita memiliki banyak amalan untuk bekal di akhirat kelak?
Setiap umat muslim yang percaya akan adanya hari khiamat dan terjadinya tiupan terompet sangkakala oleh malaikat Israfil maka akan menggunakan waktu hidupnya dengan sebaik-baiknya karena dimana hari tersebut akan terjadi, bumi akan hancur rata dengan tanah dan tidak ada lagi kehidupan di bumi.
sebagaimana Allah berfirman:
” Mereka menanyakan padamu (Muhammad) tentang kiamat,”kapan terjadi? katakanlah, “sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu ada pada Tuhanku; tidak ada (seorang pun) yang dapat menjelaskan waktu terjadinya selain Dia. (kiamat) itu sangat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi, tidak akan datang kepadamu, kecuali secara tiba-tiba.” Mereka bertanya kepadamu seakan-akan engaku mengetahuinya. Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya pengetahuan tentangĀ (hari kiamat) ada pada Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (Q.S Al-A’raf: 187)
Dari ayat di atas bahwa hanya Allah yang mengetahui akan terjadinya kiamat semua umat manusia tidak mengetahuinya termasuk Rasul kita Muhammad SAW. Ketika air laut meminta izin kepada Allah bahwa ia sudah tidak tahan lagi melihat banyak umat manusia yang tidak menta’ati perintah Allah, bahkan Allah selalu bilang nanti dulu masih ada sebagian diantara umat-Ku yang masih melaksanakan apa yang Allah perintahkan air lautpun terdiam tetapi, adakalanya air laut sudah tidak tahan lagi melihat apa yang dikerjakan umat manusia yang merusak ciptaan Allah, air lautpun meminta izin kembali tetapi Allah masih menahannya karena didalamnya masih ada hamba Allah yang patuh, dan suatu saat air laut meminta izin kepada Allah untuk ketiga kalinya dari situ Allah mengizinkan air laut untuk masuk ke permukaan penduduk yang di sebut bencana stunami, seketika itu semua manusia hancur lembur mereka tidak akan memikirkan harta bendanya yang mereka pikirkan adalah keselematan dirinya, dari bencana stunami saja banyak korban yang berjatuhan apalagi dengan terjadinya kiamat yang semua manusia tidak akan bisa menghindarinya. Semua cobaan itu sebagai peringatan kepada setiap manusia agar menggunakan waktu dengan mengerjakan hal yang bermanfaat dan ketika bencana itu terjadi sesungguhnya Allah sedang cemburu kepada umatnya yang terlalu sibuk mencari kebahagiaan di dunia. Maka mulai dari sekarang marilah kita memperbanyak mendekatkan diri kepada Allah agar Allah sayang kepada kita dan menempatkan kita disyurganya Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *