Penantian dalam Ta’at itu Indah

Jangan merasa iri dengan orang yang berpacaran, mereka sering update status disosial media seperti orang yang sudah berkeluarga. Mereka bukan hanya mendapatkan kebahagiaan di dunia yang sifatnya hanya sementara, tetapi mereka mendapatkan dosa yang dimana itu semua akan dimintai pertanggung jawabnya. Didalam islam tidak ada yang namanya pacaran syar’i, seperti bangunkan solat subuh, mengajak kemasjid, mengingatkan membaca al-quran dan lain-lain, semua hal yang ada didalam hubungan berpacaran itu zina dan sudah jelas dilarang dalam agama islam, Jangan sampai kamu campurkan yang hak degan yang batil. Meskipun yang berpacaran banyak yang berujung pernikahan tetapi akan berbeda berkahnya
dengan yang saling menjemput dalam ketaatan.

Ketika kita berpacaran sebelum menikah akan berbeda rasanya dengan orang yang berpacaran setelah menikah. Dengan kita berstatus sebagai jomlo hidup akan terasa lebih tenang dan tidak ada kata sakit hati karena cinta. Allah maha mengetahui apa yang hambanya inginkan maka, tugas kita hanyalah memantaskan diri dihadapan Allah dan bukan hanya meminta kepada seseorang yang dicintai untuk mendapatkan hatinya tetapi mintalah cinta kepada pemilik hati yang sesungguhnya ialah Allah, karena jodoh adalah cerminan diri kita sendiri.
Jodoh itu bukan siapa cepat dia dapat, tetapi siapa taat jodoh akan dekat. Kembalikan semuanya kepada pemilik cinta dialah Allah yang menentukan mana yang baik untuk kita. Tidak perlu mencari yang sempurna tetapi cariah seseorang yang mampu menyempurnakan kekurangan diri kita dan carilah pasangan yang disaat kita dekat memberikan kenyamanan dan ketika jauh mendatangkan rindu yang sangat dasyat dengan begitu percayalah bahwa penantian dalam taat itu indah dan Allah senantiasa akan membalas ketaatan tersebut dengan kebaikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *