Pilihan Terbaik

Setiap yang bernyawa akan dimintai pertanggung jawabannya di hadapan Allah, dan akhir dari sebuah perjalanan bukan di dunia melainkan akan ada perjalanan setelah kematian yang disebut dengan akhirat. Kita yang menentukan sendiri dan janganlah salah dalam menata dan menjalani kehidupan didunia yang fana ini, sebab terbentang dua jalan yakni jalan yang benar dan jalan yang salah, jalan yang maslahat dan jalan yang sesat. Manusia bebas memilih satu diantara dua jalan tersebut dengan konsekuensi yang harus di tanggung oleh masing-masing umat manusia yaitu dengan masuknya kita kedalam syurga itu lebih sulit dan banyak cobaannya, termasuk orang-orang yang beruntung yang bisa memasuki dan kekal tinggal di surganya Allah, berbeda Jika kita ingin dengan mudah tanpa adanya suatu aturan dan selalu melanggar perintahnya (Allah) menjalani larangannya maka kita akan masuk ke dalam neraka. Kebanyakan dari kita mengingkinkan masuk surga akan tapi tidak mau melaksanakan apa yang Allah perintahkan dan menjauhi larangannya.

Dengan demikian meskipun pilihan itu bebas tergantung manusia dan ditanggung resikonya oleh masing-masing, namun sudah seharusnya sebagai muslim yang percaya akan adanya hari akhir dan menginginkan kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat, haruslah memilih jalan yang Allah ridhoi.
Ada sebuah hadist mengatakan bahwa : “Barang siapa yang niatnya adalah untuk menggapai akhirat, maka Allah akan memberikan kecukupan dalam hatinya, Dia akan menyatukan keinginanya yang tercerai-berai, dunia pun akan dia peroleh dan tunduk padanya. Barang siapa yang niatnya adalah untuk menggapai dunia, maka Allah akan menjadikan dia tidak pernah merasa cukup, akan mencerai beraikan keinginannya, dunia pun tidak dia peroleh kecuali yang telah ditetapkan baginya. (HR.Tirmidzi)

Dari hadist riwayat diatas tentutanya kita dapat menyimpulkan bahwa apabila yang kita utamakan adalah kepentingan akhirat dan menjadikanya sebuah kewajiban diatas segalanya maka Allah Swt akan senantiasa mengiringi setiap gerak langkah, usaha dan juga ikhtiar kita dalam menjalani hidup ini dengan nikmat dan rahmat-Nya yang luas tiada batas.
Allah Swt sangatlah menyukai orang-orang yang gemar melaksanakan infaq dan sedekah, maka gunakanlah hartamu di jalan yang Allah ridhoi dan jadikanlah apa yang sahabat semua telah keluarkan sebagai tabungan kita untuk meraih surga-Nya dan juga sebagai penyelamat kita di akhirat kelak. Kita harus bisa
memanfaatkan harta dan apapun itu yang Allah titipkan kepada kita karena semua yang kita punya hakikatnya milik Allah dan kita sebagai umat manusia hanya meminjamnya sementara dengan semua yang kita punya jadikanlah sebagai amalan untuk diakhirat kelak. Semoga kita semua mendapatkan rahmat dan ridhonya Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *