SAH (Sudahi atau Halalkan)?

Apakah anda pernah mengalami pacaran? Apa yang anda rasakan ketika anda pacaran? Apa yang anda lakukan terhadap hubungan yang sedang anda jalani, sudahi atau halalkan? Pada zaman sekarang hanya sedikit orang yang tidak mengenal pacaran, sebagian besar laki-laki / perempuan pernah mengalami hal tersebut dengan alasan sebagai penyemangat, agar ada yang melindungi,dan untuk saling mengenal lebih jauh lagi dalam sebuah hubungan, jika cocok lanjut ke level pernikahan dan jika tidak cocok tinggalkan.

Pastinya sangat banyak perasaan yang dialami oleh kedua insan yang sedang terjerat dalam linkar pacaran diantaranya senang, bahagia,nyaman, kasih sayang, cinta, rindu, khawatir, sedih, cemburu, dan yang paling pedih adalah rasa sakit ketika putus (katanya:D). Semuanya berpadu dalam sebuah ranah pacaran.

Wahai Akhi Ukti coba anda ingat kembali waktu dimana kalian baru saling mengenal, bukankah cinta tidak tiba-tiba datang begitu saja? iya tidak, ada prosesnya terlebih dahulu. Awalnya cuma ketemu sekali pas lewat, ketemu dua kali kasih senyum, ketemu tiga kali nyapa dan tukeran no hp. Dan sampai pada akhirnya kalian pacaran chatan setiap hari sayang sayangan ketemuan saling memikirka, merindukan yang semuanya nampak indah dan membahagiakan. Dan kalian harus tau salah satu makhluk yang paling bahagia ketika kalian pacaran adalah SYETAN, karena syetan merasa berhasil menyesatkan manusia.

Nyatanya setelah pacaran kalian akan tambah berani melakukan sesuatu kepada pasangannya. Ya awalnya cuma main, cuma duduk berdua, cuma pegang tangan tapi pada akhirnya kita tak tahu akan sampai mana, Naudzubillahimindalik. Disitulah terbukti bahwa syetan selalu ikut dan merayu menuju kesesatan yang di iming-imingi kebahagiaan yang semu. Allah berfirman yang artinya: “Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS. Al-hadid:20). Marilah kita renungkan sebelum semua keburukan, penyelesaikan dan kesakitan lainnya menyerang hati kita. Apa yang kita dapatkan dari sebuah hubungan pacaran, selain dosa-dosa. Jangankan dengan bertemu, hanya sekedar mengingat dan membayangkan wajahnya pun kami sudah berdosa. Sudahilah status yang kini kau sandang, karena pacaran tidak diakui oleh Negara bahkan dalam KTP pun tidak ada yang mencantumkannya.

Tapi kita terkadang ada rasa takut tidak akan mendapatkan yang seperti dia lagi, maka percayalah kepada Allah. “Sesengguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik (HR.Ahmad). Namun jika kalian sudah yakin dia yang terbaik menurut keluarga dan Allah maka segeralah menikah, karena dengan menikah Insyaallah semua kesenangan dan kemesraan akan berpahala dan menambah berkah karena sudah karena sudah ada ikatan halal. Berbeda dengan pacaran setiap kali kita ingat setiap itu pula dosa bertambah.

Kini kita hanya memiliki dua pilihan sudahi atau halalkan? tidak ada pilihan lanjutkan pacaran. Pesan untuk ukhti: Bersabarlah, Allah berkata laki-laki yang baik untuk wanita yang baik. so, jadilah wanita yang terbaik. pesan untuk Akhi: Jika kau tak akan menjadikan ia sebagian dari tulang rusuk, maka jangan engkau jadikan ia rusak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *