So Sweet Itu Ketika Kita Berharap Kepada Allah

Tak ada harap yang lebih indah dan tak ada harap yang lebih meyakinkan untuk sebuah pembuktiaan kecuali berharap kepada Allah. Apakah anda pernah berharap kepada manusia ? apa yang akan anda rasakan jika kenyataannya tidak sesuai dengan harapan ? dan apa yang akan anda lakukan untuk menghilangkan semua kekecewaan itu ? Kebanyakan dari kita pasti pernah bahkan sering berharap kepada manusia diantaranya berharap ke teman ke orang tua dan yang paling sering adalah berharap kepada
orang yang kita cintai khususnya antara laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim.

Dengan mudahnya kita percaya dan yakin akan semua janji yang orang lain berikan kepada kita, sehingga kita menumpahkan semua harapan kepadanya. Namun padahal kita tidak mengetahui kehidupan dan kejadian yang akan datang setelah itu. Jika sebuah kenyataannya sesuai dengan harapan Alhamdulillah pasti kita akan sangat senang. Namun apabila kenyataannya tidak sesuai dengan harapan pasti kita akan sangat merasa kecewa berat, karena sepenuhnya kita berharap kepada manusia dan lupa bahwa sebenarnya manusia tidak memiliki kekuatan.

Benar apa yang dikatakan sahabat Ali Bin Abi Tholib “Aku sudah pernah merasakan kepahitan hidup dan yang paling pahit adalah berharap kepada manusia.” Dan imam Syafi’i menyatakan bahwa, “Ketika hatimu terlalu berharap pada seseorang maka Allah timpakan ke atas kamu pedihnya pengharapan supaya mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui orang yang berharap pada selainnya, Allah menghalangi dari perkara tersebut semata-mata agar ia kembali berharap kepada Allah.

“Maka yang harus kita lakukan setelah merasakan kekecewaan yang sangat mendalam adalah bersabar dan kembali berharap kepada Allah serta selalu melibatkan Allah dalam setiap harapan-harapan yang kita miliki.
Seperti dalam firman Allah “Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.” (Qs.Al insyirah:8)
Tak usah terlalu kau tumpukan semua harapanmu kepada manusia karena seberapa besar engkau berharap kepada manusia sebesar itu pula kemungkinan kekecewaan yang akan dirasakan.

Dan teruslah gantungkan semua harapanmu kepada Allah karena seberapa besar engkau berharap kepadanya sebesar itu pula engkau akan mampu menerima ketentuannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *